Logo
furniture_img1
Bahasa Indonesia

Strategi Pengembangan Agrowisata dengan Menggunakan Analisis SWOT dan SOAR

ISBN: 978-623-10-0889-3

Penulis Helena Tatcher Pakpahan
Editor Muhammad Ikhlas Al Kutsi, S.Kom., M.M
ISBN 978-623-10-0889-3
Bahasa Indonesia
Tahun 2024
Penerbit Azzia Karya Bersama
Website https://azzia.id/books/strategi-pengembangan-agrowisata-dengan--menggunakan-analisis--swot-dan-soar
Berat Buku 130 Gram
Halaman 99 Halaman
Kata Kunci Bahasa Indonesia

Buku Cetak

Rp.75.000

E-Book

Rp.45.000

Transaksi

Buku "Strategi Pengembangan Agrowisata dengan Menggunakan Analisis SWOT dan SOAR" yang ditulis oleh Dr. Helena Tatcher Pakpahan, SP., M.Si. dan tim ini merupakan karya akademik yang mengkaji secara komprehensif pendekatan strategis dalam pengembangan agrowisata, dengan fokus pada integrasi potensi pertanian dan sektor pariwisata sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan. Bagian awal buku ini menguraikan secara mendalam konsep agrowisata sebagai diversifikasi usaha pertanian yang memanfaatkan keindahan alam, keunikan aktivitas produksi, serta budaya masyarakat petani. Penulis menyajikan data empiris tentang tren kunjungan wisatawan di Provinsi Sumatera Utara serta memetakan potensi agrowisata di Kabupaten Deli Serdang, yang menjadi dasar analisis untuk merumuskan strategi pengembangan yang adaptif dan berkelanjutan. Selain itu, dibahas pula kompetensi kewirausahaan yang diperlukan dalam pengelolaan agrowisata, meliputi aspek teknis, manajerial, dan konseptual yang mendukung daya saing destinasi wisata pertanian.

Pembahasan utama dalam buku ini difokuskan pada penerapan dua instrumen analisis strategis, yaitu analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results), yang digunakan untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal agrowisata. Studi kasus pada Agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, memberikan gambaran konkret tentang bagaimana identifikasi kekuatan seperti ketersediaan sarapan pagi ikonik, aktivitas wisata, harga terjangkau, dukungan pemerintah desa, spot foto menarik, pemandangan indah, kebersihan, dan pelayanan prima dapat dioptimalkan. Di sisi lain, kelemahan seperti kurangnya transportasi umum, fluktuasi keindahan saat panen, promosi yang minim, dan fasilitas umum terbatas menjadi perhatian untuk diatasi. Analisis eksternal mengungkap peluang dari dukungan masyarakat dan pemerintah, promosi wisatawan melalui media sosial, lingkungan sejuk, serta kolaborasi produksi, sementara ancaman mencakup kompetitor, aksesibilitas, cuaca tak menentu, dan pandemi.

Bagian akhir buku ini menyajikan sintesis strategis melalui matriks SWOT dan SOAR yang menghasilkan sejumlah alternatif kebijakan pengembangan agrowisata. Hasil analisis menunjukkan bahwa Agrowisata Paloh Naga berada pada kuadran I (growth oriented strategy), sehingga direkomendasikan strategi agresif dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk meraih peluang eksternal. Strategi yang dirumuskan meliputi penguatan promosi berbasis media sosial, peningkatan fasilitas dan atraksi wisata, pengembangan produk kuliner dan souvenir lokal, optimalisasi dukungan pemerintah, serta kolaborasi dengan masyarakat dalam produksi dan pelestarian budaya. Dengan pendekatan yang partisipatif dan berorientasi hasil, buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, perencana, penggiat pariwisata, dan pemangku kepentingan dalam merancang strategi pengembangan agrowisata yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

150%