Logo
furniture_img1
Bahasa Indonesia

Teknologi Pasca Panen Tanaman Pangan

ISBN: 978-623-89910-6-8

Penulis Dr. Rahmawati Ning Utami,S.Pd.,M.Si, Reiza Mutia AR, connie daniela Lihat Semua
Editor Ridho Victory Nazara, S.P., M.Agr.
ISBN 978-623-89910-6-8
Bahasa Indonesia
Tahun 2025
Penerbit Azzia Karya Bersama
Website -
Berat Buku 300 Gram
Halaman 237 Halaman
Kata Kunci Bahasa Indonesia

Buku Cetak

Rp.112.000

E-Book

Rp.75.000

Transaksi

Buku ini menyajikan tinjauan komprehensif mengenai teknologi pascapanen tanaman pangan, dengan fokus pada tantangan dan peluang dalam meningkatkan mutu serta nilai tambah produk pertanian. Dimulai dari pengertian dasar teknologi pascapanen, pembaca diperkenalkan pada konsep penanganan hasil panen untuk mencegah kerusakan fisik, kehilangan hasil, dan degradasi mutu nutrisi. Buku ini juga menekankan pentingnya teknologi tepat guna dalam meningkatkan efisiensi rantai distribusi dan menjaga keberlanjutan pasokan pangan nasional.

Pembahasan kemudian diarahkan pada proses-proses utama pascapanen, termasuk sortasi, grading, pengeringan, pengemasan, dan penyimpanan yang disesuaikan dengan karakteristik berbagai komoditas pangan seperti padi, jagung, kedelai, dan umbi-umbian. Selain itu, buku ini menyertakan aspek fisiologis dan biokimia hasil panen yang memengaruhi daya simpan dan kualitas, serta aplikasi teknologi seperti pendinginan, iradiasi, dan penggunaan atmosfer termodifikasi. Penulis menyajikan data dan ilustrasi aplikatif yang mendukung pemahaman pembaca, termasuk studi kasus di berbagai daerah.

Secara keseluruhan, buku ini sangat relevan bagi mahasiswa, peneliti, penyuluh, serta praktisi di bidang pertanian dan teknologi pangan. Dengan pendekatan ilmiah namun tetap mudah dipahami, buku ini tidak hanya menjelaskan teori dan prinsip dasar, tetapi juga memberikan panduan praktis yang aplikatif bagi pengembangan industri pertanian yang berdaya saing. Keunggulan utama buku ini terletak pada kemampuannya menjembatani teori dan praktik lapangan dalam upaya mengurangi kehilangan hasil dan meningkatkan kualitas produk pangan Indonesia secara berkelanjutan.

150%