Perawatan Luka
ISBN: 978-623-10-2239-4
| Penulis | Yance Komela Sari |
| Editor | Loly Novita Winas, S.Gz, M.K.M |
| ISBN | 978-623-10-2239-4 |
| Bahasa | Indonesia |
| Tahun | 2024 |
| Penerbit | Azzia Karya Bersama |
| Website | https://azzia.id/books/perawatan-luka |
| Berat Buku | 300 Gram |
| Halaman | 264 Halaman |
| Kata Kunci | Bahasa Indonesia |
Rp.120.000
Rp.72.000
Transaksi
Buku "Perawatan Luka" yang ditulis oleh Ns. Yance Komela Sari, S.Kep., M.Kep. dan Ns. Nopan Saputra, S.Tr.Kes., S.Kep., M.Kep. ini merupakan sebuah karya akademik yang mengkaji secara komprehensif seluruh aspek perawatan luka, mulai dari konsep dasar anatomi fisiologi sistem integumen hingga penatalaksanaan berbagai jenis luka dengan pendekatan berbasis bukti. Bagian awal buku ini menguraikan secara mendalam struktur dan fungsi kulit sebagai organ terbesar tubuh, meliputi tiga lapisan utama (epidermis, dermis, dan hipodermis) serta berbagai komponen pendukung seperti pembuluh darah, saraf, kelenjar, dan jaringan ikat. Penulis menjelaskan secara rinci proses fisiologis penyembuhan luka yang terdiri atas empat fase utama: hemostasis, inflamasi, proliferasi, dan maturasi/remodeling, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan seperti lingkungan luka, infeksi, nutrisi, usia, penyakit kronis (terutama diabetes), obat-obatan, merokok, dan stres. Pemahaman yang komprehensif tentang anatomi dan fisiologi ini menjadi landasan penting dalam melakukan pengkajian dan intervensi perawatan luka yang tepat.
Pembahasan utama dalam buku ini difokuskan pada manajemen perawatan luka yang sistematis, dimulai dari pengkajian holistik yang mencakup aspek fisik, lingkungan, emosional, psikologis, sosial, dan ekonomis pasien. Penulis memperkenalkan dua instrumen pengkajian luka yang terstandar, yaitu Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) dengan 13 parameter penilaian dan pendekatan MEASURE (Measure, Exudate, Appearance, Suffering, Undermining, Re-evaluate, Edge) yang memungkinkan evaluasi luka secara akurat dan berkelanjutan. Konsep TIME (Tissue management, Inflammation and infection control, Moisture balance, Epithelial advancement) diuraikan sebagai kerangka kerja dalam perencanaan intervensi perawatan luka, yang mencakup teknik debridement (autolitik, biologis, enzimatik, mekanis, dan bedah), pembersihan luka, serta pemilihan balutan yang tepat. Perbandingan antara perawatan luka konvensional dengan modern dressing juga disajikan secara objektif, dilengkapi dengan penjelasan berbagai jenis balutan modern seperti foam, hidrokoloid, hidrogel, hidrofiber, alginat, kasa, film transparan, silver dressing, dan zink cream beserta indikasi penggunaannya berdasarkan kondisi luka.
Bagian akhir buku ini menyajikan aplikasi praktis perawatan luka pada berbagai kondisi spesifik, meliputi pemanfaatan bahan herbal tradisional Indonesia (pepaya, kunyit, pisang, aloe vera, daun sirih, dan madu) yang telah terbukti secara ilmiah memiliki efek antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, dan mempercepat penyembuhan luka. Penulis juga membahas secara khusus perawatan luka bakar dengan klasifikasi berdasarkan etiologi, kedalaman, dan luas permukaan tubuh, serta intervensi bedah seperti eskarotomi, eksisi, dan cangkok kulit. Perawatan luka diabetes mendapat perhatian khusus mengingat kompleksitasnya, meliputi klasifikasi ulkus (Wagner-Meggitt, University of Texas, Pedis), teknik pencucian, debridement, aplikasi terapi topikal, serta deteksi dini dan perawatan kaki diabetik untuk mencegah komplikasi amputasi. Luka operasi dan luka kanker juga dibahas secara mendalam, mencakup penanganan dehiscence, irigasi, manajemen bau tidak sedap, kontrol perdarahan, dan peningkatan kualitas hidup pasien. Dilengkapi dengan lebih dari 70 gambar ilustrasi dan tabel yang informatif, buku ini menjadi referensi esensial bagi akademisi keperawatan, praktisi klinis, mahasiswa, dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan perawatan luka yang berkualitas, holistik, dan berbasis bukti guna mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan kesejahteraan pasien.